Discover Yahoo! With Your Friends

Explore news, videos, and much more based on what your friends are reading and watching. Publish your own activity and retain full control.

To get started, first

YOUR FRIENDS' ACTIVITY

    Loading...
     
     
    Top Locations Tehran

    314 comments

    • Agustin  •  10 months ago
      bagusssssss n kreatifffff
    • Dian Eli Setya Larasati  •  10 months ago
      woooiiii yg lg debat... beginian aja dihebohin... kalo mo nikmatin, ya silahkan nikmatin... kalo g y g usah senewen... lagian kalo g suka liatnya "kenapa kok masuk halaman ini?".... berarti yg pada bilang "g suka" juga LIAT KHAAANNNN???? hehehe.... piiissss :)
      • Igarashi Ganta 10 months ago
        wkwkwkww...............

        bisa aja de dian nih......
      • mang widya 10 months ago
        bener tuh...hahha..dua jempol buat dian
      • Heru Wibowo 10 months ago
        yang penting jagn ditatoo.. tobatnye suseh.....
    • Ceria Dani  •  10 months ago
      para komentator, betul juga kata Mr.Dandan, ntar yang seneng&mengharapkan bodypainting, ya udah bini & anak2, atau saudari nya aja nanti yang dilukis lalu bikinin pameran pasti banyaklah pengunjung 2 cowok yang liatih keindahan lekuk2 tubuh para bini & saudari2 kalian. Apa ga malu? atau malah bangga?
      • Redyt Actio 10 months ago
        betul tuh, yang suka body painting udah aja bini & anak & saudara2, cucu, cicitnya aja yang dilukis sama Mr.Dandan, nanti bikin pameran gede2an buat ditonton sama khalayak ramai, pasti mereka ga malu kan mereka pada menyukai. Kalau gua sich amit2 ga mau ga ada harga diri, kalau loe gimana? kalau yang nonton ya asik2 aja. Ga muna sich gua juga bisa konak hahahahah.
    • Adarsh  •  10 months ago
      Wonderful..........
    • Goweng Abdul Majid Al had ...  •  10 months ago
      Kenapa kalo seni gak pakai tubuh "kakek kakek".. Kan banyak tuh guratan "seni" keriputnya,,! "Pornografi" yang merusak arti "seni" itu sendiri.
      • Ren 10 months ago
        Jangan masuk halaman ini Pak. Entar meleleh tu peci.
      • boloo 10 months ago
        pa,,, mendingan ke pengajian ajah pak,,
      • jayaraya 10 months ago
        TELANJANG BUKAN PORNO dan PORNO TAK MESTI TELANJANG.

        Pornografi itu kalau kita melihat dari sisi Sex nya saja. Tetapi keindahan sebuah karya dinilai dari ketekunan kerja. Seperti gambar no 1 (diatas) yang terlihat adalah perempuan pakai Bra yang dijatuhkan pada posisi (maaf bokong) nya. itu adalah kejelihan sang pelukis dan patut dipuji. Karya yang sangat baik. Sayang sekali kalau lukisan ini masih saja memancing nafsu birahi. Padahal karya tersebut sudah berusaha menumpulkan pantat yg bahenol menjadi bentuk payudara memakai bra dgn menambahkan nyelimet warna warni. Supaya kita melihat nya LAIN.

        Sering saya heran mengapa mental manusia begitu rapuh dgn mata liar??? Kalau lihat tonjolan daging nafsunya mesti terganggu kemudian mengeksekusi karya seseorang. Kalaupun orang melihat lalu merasa birahi....itu pasti karena dia rajin membangun sela nafsunya. Baik juga sebetulnya...artinya manusia normal..tak ada problem sex. Tetapi ini hanya diarahkan untuk (maaf) istri sendiri, bukan karya seni patung, foto atau lukisan karya para seniman. Jika pikiran ini tidak dikendalikan saya kwatir ibu2 yg nyuci di kali, yg netekin bayi dan tukang parut kelapa dipasar (yg kalau parut mesti duduk di kayu parut sambil menekan pantat kedepan - belakang dan menghasilkan tenaga) jadi obyek khayal.

        Arti pornografi itu sebenarnya sangat tidak jelas dan mudah tersesat jika tak disertakan penjelasan konkrit. Mungkin kalimat tepatnya adalah PERANGSANG BIRAHI. Jadi seseorang merasa tergoda tanpa digoda...dia segera tahu bahwa dialah yang memulai PORNO. Saya sebut ini nafsu kacangan atau otak kotor tak terbendung.

        Saya tak bisa bayangkan kalau mereka ambil tugas dokter kebidanan. Pasien nya pasti men-jerit2 karena yg di-rogo2 bukan kondisi kandungan tetapi muatan2 kotor....nah itu saya sebut OTAK PORNO dan BUKAN TINDAKAN SENI.

        Yang ingin saya tanyakan:
        Apakah penari balet mesti memakai kain sarung?
        Apakah berenang mesti pakai piyama?
        Apakah main tenis mesti pakai cadar dan sebagainya.

        Masih banyak contoh lain yg kalau dibicarakan sepertinya habisi waktu. Sayang!!!

        TELANJANG BUKAN PORNO dan PORNO TAK MESTI TELANJANG.
        Tergantung bagaimana anda mengaplikasikan obyek. BENAHILAH PIKIRAN KITA.
        Lain kali kita bahas lagi

        Salam Jaya raya.
    • fahrur  •  10 months ago
      kalo dilihat dari perspektif agamaku, jelas itu trmasuk hal yg haram dilihat dan dilakukan,
      kalo menurut seniman, jelas itu karya hebat,
      kalo dilihat dari sisi keindahan, memang itu indah,
      kalo dilihat dari sisi kemanusiaan, pada dasarnya, mereka menyedihkan,
      kalo dilihat dari sisi anda, bagaimana?
      • Arief 10 months ago
        bagus...apanya yg menyedihkan...elu aja yg menyedihkan
      • hash 10 months ago
        ga da kerjaan
      • Mariyanti Nazmi 10 months ago
        udah kekurangan bahan.
    • Lia Ruby  •  10 months ago
      ini seni namanya.... jadi bebas donk berkreatifitas.... jgn pada heran liatnya ya....
    • Shreyas  •  10 months ago
      Great Creative Art Work.....................
    • ryu  •  10 months ago
      pake sabun luntur ga ya???? :p
    • christian  •  10 months ago
      masalah pakaian itu semua tergantung waktu dan tempatnya...'waktu' berhubungan dengan acara yang diadakan/dihadiri dan untuk siapa acara tsb diadakan...'tempat' berhubungan dengan lokasi spesifik dari acara tsb diselenggarakan dan 'otomatis' berhubungan dengan 'budaya' setempat..."what would u wear at when n where to whom?"

      ketika materi ini masuk (terpublikasi) dalam satu wadah informasi massal (dengan bermacam ragam pirsawan/wati dari berbagai 'lokasi' yang telah terpola pada struktur budaya lokalnya masing2) pasti mesti akan bersinggungan dengan pola-pola pikir subyektif.

      jika subjektivitas tersebut mendominasi objektivitas konten yg dipublikasikan, maka ada dua hal/pilihan pada akhirnya.satu, ngga usah 'penasaran' ngebuka link yg menurut kalian ngga pantes dibuka. dua, artikel2 seperti ini harus di-rating secara bertanggung-jawab untuk menghindari komentar2 negatif/tidak membangun dari pirsawan/wati yg belum 'cukup umur'

      klo semua di-genre-kan 'tidak pantas' lantas, gimana kalian menanggapi 'foto-foto tak senonoh' dari penduduk asli di papua, afrika (ngga cowo ngga cewe)....mari belajar lebih banyak untuk memahami jutaan ragam budaya yang juga berarti jutaan pola pikir yg 'disepakati' masyarakat setempatnya...mari kita memaknai kembali kata KEDEWASAAN...to life's enlighment!!
      "its what you do that defines you"(quoted from rachel's line @ batman begins)

      lets just focus to what the cigarette's commercial have been campaigning all the time...(jangan liat-dont judge produknya, liat maknanya)
    • Amith  •  10 months ago
      Good job.....
    • jayaraya  •  10 months ago
      TELANJANG BUKAN PORNO dan PORNO TAK MESTI TELANJANG.

      Pornografi itu kalau kita melihat dari sisi Sex nya saja. Tetapi keindahan sebuah karya dinilai dari ketekunan kerja. Seperti gambar no 1 (diatas) yang terlihat adalah perempuan pakai Bra yang dijatuhkan pada posisi (maaf bokong) nya. itu adalah kejelihan sang pelukis dan patut dipuji. Karya yang sangat baik. Sayang sekali kalau lukisan ini masih saja memancing nafsu birahi. Padahal karya tersebut sudah berusaha menumpulkan pantat yg bahenol menjadi bentuk payudara memakai bra dgn menambahkan nyelimet warna warni. Supaya kita melihat nya LAIN.

      Sering saya heran mengapa mental manusia begitu rapuh dgn mata liar??? Kalau lihat tonjolan daging nafsunya mesti terganggu kemudian mengeksekusi karya seseorang. Kalaupun orang melihat lalu merasa birahi....itu pasti karena dia rajin membangun sela nafsunya. Baik juga sebetulnya...artinya manusia normal..tak ada problem sex. Tetapi ini hanya diarahkan untuk (maaf) istri sendiri, bukan karya seni patung, foto atau lukisan karya para seniman. Jika pikiran ini tidak dikendalikan saya kwatir ibu2 yg nyuci di kali, yg netekin bayi dan tukang parut kelapa dipasar (yg kalau parut mesti duduk di kayu parut sambil menekan pantat kedepan - belakang dan menghasilkan tenaga) jadi obyek khayal.

      Arti pornografi itu sebenarnya sangat tidak jelas dan mudah tersesat jika tak disertakan penjelasan konkrit. Mungkin kalimat tepatnya adalah PERANGSANG BIRAHI. Jadi seseorang merasa tergoda tanpa digoda...dia segera tahu bahwa dialah yang memulai PORNO. Saya sebut ini nafsu kacangan atau otak kotor tak terbendung.

      Saya tak bisa bayangkan kalau mereka ambil tugas dokter kebidanan. Pasien nya pasti men-jerit2 karena yg di-rogo2 bukan kondisi kandungan tetapi muatan2 kotor....nah itu saya sebut OTAK PORNO dan BUKAN TINDAKAN SENI.

      Yang ingin saya tanyakan:
      Apakah penari balet mesti memakai kain sarung?
      Apakah berenang mesti pakai piyama?
      Apakah main tenis mesti pakai cadar dan sebagainya.

      Masih banyak contoh lain yg kalau dibicarakan sepertinya habisi waktu. Sayang!!!

      TELANJANG BUKAN PORNO dan PORNO TAK MESTI TELANJANG.
      Tergantung bagaimana anda mengaplikasikan obyek. BENAHILAH PIKIRAN KITA.
      Lain kali kita bahas lagi

      Salam Jaya raya.
    • Lia Ruby  •  10 months ago
      ini seni namanya.... jadi bebas donk berkreatifitas.... jgn pada heran liatnya ya....
    • reisha  •  10 months ago
      yah.... kalo ngikutin jaman ke depan ya kayak gini yg namanya seni... kalo mau ngikutin jaman dlu di jaman yg udah maju mah ya susah,.... hahahahha
    • Chity  •  10 months ago
      duuuh, mayoritas media'y cewe eugh.. kasian walau d.tutupin cat tetep keliatan.. hohohoo.. :(
    • Tatha  •  9 months ago
      Nice dear...
    • gurinderjit singh  •  10 months ago
      Height of imagination & creativity.
    • gurinderjit singh  •  10 months ago
      ART knows no boundries.
    • ayu  •  10 months ago
      Ini itu gelaran seni namanya. Jadi ya, wajar aja lah. Apa maunya cowo yang di body paint? ya silakan anda saja cari cowo untuk dilukis badannya.

      Ini itu seni dengan nilai jual tinggi. Seniman menghargai hal spt ini. Cuma yang pikirannya negatif saja yang beranggapan kalau ini adalah hal salah. Bukan untuk menjatuhkan kaum perempuan, tapi untuk menghargai seni. Kalau pikirannya yang negatif terus, kapan mau maju.
    • Sup Tomat  •  10 months ago
      Innalillahi Wainna ilahrojiun, Kok banyak Bapak-Bapak yang suci ternyata doyan liat gambar beginian????? Kalo udah liat baru nyela standar moral orang lain. Kalo emang ngga suka harusnya ngga usah liat Pak (Kok repot-repot). Bapak-bapak mengingatkan saya, sama temen kecil saya yang doyan ikut latihan perang di Aceh dan katanya mau diriin negara NI*, banyak film dan gambar ngga senonoh yang dia punya, alasannya "cuma bukti kalo orang lain amoral, untuk dibawa-bawa kalo demo."

      Seharusnya bapak tiru temen saya (Yang lain lagi), Kalo tau ada berita udah ada judulnya "BodyPainting", ngga mungkin dia klik. Kalo ada adegan seronok di bioskop, dia langsung tutup mata. Ngga usah ngurusin moral orang lain, cukup tutup mata aja. Cuma biasanya yang begini susah, Orang yang Imannya kuat, biasanya "Imron"nya ngga kuku. Jadi sambil protes, mata terus melototttttttttt hehehehehe

      Kok situ yang liat, situ yang konak, lah orang lain yang dianggap berdosa.

      Dulu, sebelum muncul agama, di mesir cewek yang udah nikah punya budaya untuk berpakaian yang nunjukin buah dadanya sebelah, toh ngga ada perkosaan.

      Dulu, di Bali cewek-cewek biasa ke ladang dengan dada telanjang, Toh ngga ada perkosaan.

      Di Papua, ibu-ibu telanjang dada juga masih banyak, ngga ada perkosaan juga.

      Yang salah siapa coba????? Dadanya yang makin merangsang atau otaknya yang makin rusak????